Kemendagri Gelar Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) 2019

Kemendagri Gelar Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) 2019

Selasa, 26 Februari 2019, 11:52 WIB

PADANG - Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah dan  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) menyelenggarakan Rapat  Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) 2019 untuk Regional Pertama yang meliputi Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Acara digelar  di Padang, Sumatera Barat, Senin (25/02/2019).

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Hadi Prabowo mengatakan, acara ini merupakan momentum yang penting untuk perencanaan pembangunan nasional yang selaras dan terintegrasi antara Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

"Di dalam pelaksanaan koordinasi teknis perencanaan pembangunan tahun 2019 ini adalah suatu forum yang sangat-sangat penting dan strategis, akhirnya dari pihak kemendagri dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional mengambil tema 'Menyongsong Pembangunan 2020-2024 melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang selaras dan terintegrasi pertemuan hari ini," kata Hadi.

Hadi mengatakan, dalam pelaksanaan koordinasi teknis kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), akan tetapi dilandasi atas evaluasi RPJMN tahun 2015-2019 dan kebutuhan prioritas mendesak di tahun 2020. 

"Bahwa di dalam pelaksanaan koordinasi teknis perencanaan pembangunan 2019 ini mempunyai arti atau dapat diartikan pelaksanaannya tidak sama dengan yang lalu, bahwa kalau dulu kita samakan antara rencana kerja pemerintah dengan rencana kerja pemda di dalam menyinkronkan, melaraskan, mengharmonisasikan program yang didasarkan RPJMN. Namun untuk RKP ditahun 2020 ini kita susun tidak didasarkan atas RPJMN, tetapi kita dasarkan atas apa yang menjadi evaluasi RPJMN 2015-2019 dan juga kebutuhan prioritas dan mesesak ditahun 2020. Karena apa? Bahwa RPJMN yang disusun tahun 2020-2024 masih menunggu visi misi presiden terpilih periode 2019-2024, dan yang lebih harus dipahami bahwa pelaksanaan RKP dan RPJN 2020-2024 adalah merupakan tahapan akhir didalam pelaksanaan rencana pembangunan jangka panjang Nasional," papar Hadi.

Pembangunan jangka panjang nasional dirancang  dalam kerangka mewujudkan visi Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur sehingga  perlu dilaksanakan dengan sinergi serta  harmonisasi yang baik dengan  kementerian, lembaga dengan daerah untuk bersama-sama  mewujudkan tujuan pembangunan nasional maupun tujuan prioritas pembangunan daerah. Oleh karenanya, Hadi  menekankan pentingnya penyelarasan di dalam RKP maupun RKPD.

"Kemudian daripada itu, perlu ibu - bapak pahami bahwa di dalam pelaksanaan koordinasi teknis perencanaan pembangunan ini perlu adanya penekanan terkait penyelarasan di dalam RKP maupun RKPD yang meliputi baik itu program kegiatan proyek, lokasi target maupun anggaran. Oleh karena itulah sinergitas dan harmonisasi diperlukan dan harus dilakukan ini adalah dalam kerangka percepatan untuk mencapai tujuan pembangunan nasional tentunya juga prioritas daerah," tegas Hadi.

Hadi juga menjabarkan  dalam pelaksanaan koordinasi teknis peningkatan pmbangunan selama 2 tahun terakhir ini telah menunjukan hasil yang membanggakan. Hal ini tercermin dari beberapa aspek, seperti angka kemiskinan yang berkurang ditahun 2018  menjadi 9.66 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017 adalah  sebesar 10,12 persen atau jika dikalkulasikan  secara angka kurang lebih  25,67 juta jiwa. Angka tersebut tersebar 60 persen di pedesaan atau sekitar 15,54 juta jiwa dan 40 persen di perkotaan atau sekitar 10,13 juta jiwa. 
Kesuksesan ini dipengaruhi sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota di dalam upaya menekan angka kemiskinan.

Puspen Kemendagri

sumber : https://www.kemendagri.go.id/blog/29468-Kemendagri-Gelar-Rapat-Koordinasi-Teknis-Perencanaan-Pembangunan-Rakortekrenbang-2019

Share: